You need to enable javaScript to run this app.

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN  MODUL 1.3 VISI GURU PENGGERAK

Assalamualaikum Wr,Wb

Selamat bertemu lagi dengan saya, SUHARIYANTO Calon Guru Penggerak Angkatan 7 dari SD Negeri 013 Lubuk Batu Tinggal Kecamatan Lubuk Batu Jaya kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau. Pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang apa yang sudah saya lakukan pada pendidikan guru penggerak di materi modul 1.3 yaitu tentang Visi Guru Penggerak.

Seperti biasanya setelah mengikuti proses pembelajaran dan menyelesaikan berbagai tugas maka untuk menggambarkan modul 1.3 dan ini merupakan tugas setelah berakhirnya modul yang dipelajari sebagai seorang Calon Guru Penggerak. Pengalaman selama proses pembelajaran dan perasaan selama mempelajari modul 1. 3 saya sampaikan dalam tulisan ini.

Pelajaran dalam modul 1.3 ini telah selesai maka saya akan menceritakan refleksi seperti biasanya dengan model 4F yang dapat diterjemahkan model 4P yang diprakarsai oleh Dr. Roger Greenaway yaitu:

  1. Facts( Peristiwa)
  2. Feelings ( Perasaan)
  3. Findings ( Pembelajaran)
  4. Future ( Penerapan ) 

Disini Saya akan mencoba menarik Jurnal Refleksi Dwimingguan Dari Visi Guru Penggeral Pada Modul 1.3

1. Facts(Peristiwa)

Pada minggu ke 3 bulan November yaitu tanggal 22 November 2022 saya mulai mempelajari materi mulai dari diri dan eksplorasi konsep secara mandiri. Pada modul ini CGP diarahkan dapat merumuskan visinya sebagai guru penggerak yang sesuai dengan profil pelajar Pancasila . dan pada eksplorasi konsep saya belajar memahami pentingnya visi yang berpihak pada murid sebagai landasan segala inisiatif perubahan dalam pendidikan .

Selain itu saya juga belajar memahami mengapa dan bagaimana manajemen perubahan dengan pola pikir positif melalui pendekatan inkuiri apresiatif dilakukan. disitu saya juga belajar tentang tahapan BAGJA yaitu B-uat pertanyaan, A-mbil pelajaran, G-ali mimpi, J-abarkan rencana dan A-tur eksekusi. Pada tanggal 24 November 2022 diadakan forum diskusi lewat LMS. Disini kita saling diskusi menyampaikan pendapat dan mengomentari pendapat teman lain. Pada Tanggal 25 November 2022  Dimulailah Ruang Kolaborasi pertama Kami Untuk Modul 1.3 Visi Guru Penggerak, Saya termasuk keadalam Kelas B dimulai pada Pukul 18.30 s.d 20.45 Wib

Pada hari Rabu, 23 November 2022, saya juga ada pendampingan individu dengan pengajar praktik (PP) yaitu Dra. Ruminis, M.Pd Melakukan Pendampingan selam kurang lebih berlangsung selama 3 jam, dimulai sekitar pukul 08.00 sampa pukul 10.00. Dalam pendampingan individu ini mendapatkan banyak arahan daan masukan untuk kemajuan CGP dalam penerapan keseharian di sekiolah. Penerapan falsafah KHD di lingkungan sekolah dan penularan ke teman sejawat. Kendala-kendala yang saya hadapi, mendapatkan masukan dari Ibu Raminis. Saya di damping kepala sekolah Indra Gusnawan, S.Pd.SD.

Dan pada tanggal 28 november 2022 saya menjalani vcon dalam agenda ruang Kolaborasi dengan fasilitator saya yaitu H. Durajat, M.Pd tentang visi guru penggerak . Disitu dibentuk 2 kelompok.

Dan saya di kelompok 2 bersama Ibu Marsintanida, Rahmawati, Ade Okti Herni, Rumiris Sihombing, S.Pd, dan Fitria Yuliantika, S.Pd. Disitu saya dan anggota kelompok yang lain harus merumuskan visi sebagai guru penggerak dan harus disepakati satu kelompok kemudian kita harus membuat sebuah prakarsa perubahan dan kita juga harus membuat tahapan BAGJA sesuai dengan prakarsa perubahan kita yang telah disepakati satu kelompok.

Hasil diskusi kerja kelompok dipresentasikan pada tanggal 28 November 2022 bersama dengan kelompok 1 serta didampingi dengan fasilitator Bapak Durajat . Diskusi begitu mengasyikan, terjadi tukar pendapat sehingga menambah pemahami kami tentang alur BAGJA. Pada tanggal 26 November saya mengikuti kegiatan lokakarya 1 di SMP Negeri 3 Pasir Penyu dari jam 08.00 sd jam 16.00 WIB. dalam lokakarya tersebut saya mendapat pembelajaran tentang menggerakkan komunitas praktisi. Penerapan di sekolah, setiap CGP diharapkan mampu membuat komunitas praktisi di sekolahnya. Dan komunitas praktisi itu yang dapat memainkan peran, memajukan sekolah dan program CGP dapat ditindaklanjuti.

Pada tanggal 29-30 November kita harus mempelajari materi demonstrasi kontekstual dan harus membuat tugasnya. Tugas tugas yang ada di LMS segera diunggah demi untuk meningkatkan pemahaman CGP tentang materi yang telah dipelajari. Tugas yang dibuat bisa dalam bentuk artikel, PPT maupun Vidio, tergantung kreativitas dan minat CGP yang dirasa mampu.

Dan pada tanggal 1 Desember kita vcon dengan Instruktur Bapak Markus Hernoko dalam elaborasi pemahan sebagai penguatan untuk modul 1.3 ini. Disini kita telah belajar antara lain menentukan kalimat visi yang sesuai profil pelajar Pancasila, menentukan prakarsa perubahan yang menantang, bermakna kontekstual dan relevan, memahami bahwa prakarsa perubahan adalah bagian dari visi yang akan dicapai, membuat tahapan BAGJA untuk rencana perubahan ditempat dimana kita berkarya menggunakan paradigma dan pendekatan inkuiri apresiatif dan menjalankan semua rencana perubahan tersbut ditempat kita berkarya.

2. Feelings ( Perasaan )

Perasaan saya selama mempelajari modul 1.3 tentang visi Guru Penggerak ini adalah senang dan semakin termotivasi untuk semangat dalam menjalankan pendidikan guru penggerak. Selain itu saya juga bersemangat dalam menerapkan dan menjalankan visi dan menjalankan rencana perubahan yang sudah saya rumuskan. Semangat dan motivasi saya ini akan membuat aura positif dalam menjalankan prakarsa perubahan saya sehingga visi saya akan terwujud.

3. Findings ( Pembelajaran)

Setelah mempelajari modul 1. 3 ini saya dapat mengetahui bahwa dalam memimpin perubahan positif harus berpikir strategi dan memahami inquiri apresiatif sebagai paradigma. Tahapan BAGJA merupakan model manajemen perubahan yang merupakan akronim dari Buat pertanyaan utama, Ambil pelajaran, Gali mimpi, Jabarkan rencana dan Atur eksekusi sebagai terjemahan bebas yang diadopsi dari model 5D sebagai bagian dari inkuiri apresiati (Define, Discover, Dream, Design, Deliver). Dalam menyusun BAGJA dapat melalui Amati, tiru, dan modifikasi

Untuk melakukan perubahan yang positif tidak harus bermula dengan mengidentifikasi permasalahan yang ada ,namun kita fokuskan pada kekuatan apa yang telah kita miliki sehingga sehingga pemikiran kita diarahkan arah yang positif. Selain itu saya juga dapat merumuskan visi sebagai Guru penggerak, merumuskan prakarsa perubahan dan membuat tahapan BAGJA.

4. Future ( Penerapan)

Setelah mempelajari modul 1.3 ini yaitu tentang visi guru penggerak maka saya akan berusaha menerapkan dan mewujudkan visi yaitu " Mewujudkan peserta didik yang berakhlakul karimah, Peduli, Cerdas, mampu berkolaborasi dan berkeadilan sosial". Dan saya akan menerapkan prakarsa perubahan yang saya rumuskan yaitu " Melatih Pembiasaan Bersikap Mandiri dan Peduli Lingkungan" Prakarsa perubahan ini sudah saya rencanakan sesuai dengan alur BAGJA, dengan membuat pertanyaan bertahap dari alur BAGJA tersebut. Saya juga akan melakukan pembelajaran yang berpihak pada murid dan melakukan pembelajaran yang nyaman . Saya juga akan terus berinovasi dalam mengembangkan ide dalam pembelajaran. Oleh karena itu saya harus melakuakn kolaborasi dengan rekan sejawat dan pihak sekolah untuk mewujudkan visi dan prakarsa perubahan saya sebagai guru penggerak.

Untuk lebih lengkapnya silahkan melihat video saya tentang Koneksi Antar Materi pada modul visi guru penggerak berikut ini:

Mudah-mudahan setelah melihat video saya tersebut lebih jelas lagi.

Terima kasih telah belajar bersama.

 Salam Guru Penggerak

 Tergerak, Bergerak, Menggerakkan

 

 

Bagikan artikel ini:
Indra Gusnawan, S.Pd.SD

- Kepala Sekolah -

Sebagai lembaga pendidikan, SD Negeri 013 Lubuk Batu Tinggal tanggap dengan perkembangan teknologi dan berusaha berbenah diri dengan kondisi tersebut.…

Berlangganan